| |

Pembelajaran Menggunakan iPad

Guna meningkatkan kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran, maka pada tahun ajaran 2014/2015 di SMP Kristen Petra 2 dilaksanakan iPad Class atau i-Class. Awalnya kegiatan pembelajaran i-Class dilakukan oleh guru pioneer sebagai penerapan dari pelatihan yang diikuti. Secara bertahap pembelajaran ini akan dilakukan oleh guru-guru lainnya. Pembelajaran ini menyenangkan dan siswa sangat merasakan bagaimana siswa dapat mempresentasikan langsung hasil pekerjaannya di depan siswa lain sekaligus guru juga dapat langsung mengoreksi dan melakukan pembetulan terhadap hasil pekerjaan siswa. Siswa juga memiliki kebanggaan tersendiri, karena siswa sekaligus mendapatkan pengakuan dari guru akan hasil pekerjaannya. Pembelajaran lebih menyenangkan dengan media teknologi terbaru dan seakan waktu pembelajaran tidak terasa, namun pengetahuan dapat diperoleh siswa secara maksimal. Pembelajaran dengan iPad dapat berjalan dengan baik dan menjadi kerinduan bagi kami selaku siswa untuk mendapatkan giliran belajar di i-Class. iPad  bukan lagi sebagai sarana kami selaku siswa untuk bermain game, tetapi memberi kemudahan bagi siswa dalam kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan peningkatkan prestasi belajar. Penerapan pertama diikuti oleh guru pioneer, yaitu Bapak Edy Purnomo,S,Pd. pada Mata Pelajaran IPS , Bapak Sukito,S.Si pada mata pelajaran IPA, Bapak Gatot Chrishariyono,S.Pd. pada Mata Pelajaran Bahasa dan Bapak Anang Sindoro,S.Si. pada Mata pelajaran Matematika. Para Bapak guru ini telah menerapkan dalam kegiatan pembelajaran di i-Class, para siswa sangat antusias dengan pembelajaran menggunakan iPad, agar pembelajaran iPad dapat dilakukan oleh semua guru, maka pelatihan bagi guru terus dilakukan setiap hari jumat dengan instruktur Bapak Pipit Kiswiantoro,S.Kom. dari Puslitbang PPPK Petra. Bravo SMP Petra 2.

ipad3.jpgipad2.jpgipad4.jpgipad1.jpg

Buku bisa bicara

Kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan informasi yang lengkap tentang semua hal yang ingin kita ketahui melalui perpustakaan, mulai dari pelajaran, kamus, ensiklopedia, Alkitab, novel, sampai komik dan majalah. Kita bisa melihat hal-hal yang mengenai kehidupan di sekeliling kita melalui buku Why?, dan mengenal orang-orang penemu benda yang tidak asing dalam kehidupan kita.

Dengan membaca, kita dapat menambah wawasan. Dan yang pasti, buku-buku itu bukanlah sekedar benda mati, tetapi justru merupakan sesuatu yang bisa berbicara kepada kita. Buku bisa menyampaikan berbagai bentuk informasi dari setiap cerita dan tulisan-tulisan, pasti memiliki makna yang bermanfaat.

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa buku jendela dunia. Buku bisa memberikan banyak pengetahuan kepada kita seperti pada teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang dengan pesat saat ini sangat mempengaruhi gaya kehidupan kita. Pengetahuan dan wawasan yang luas dapat menjadi hal yang positif dalam kehidupan kita.

by: Stefanny Angela (VIII.1/35)

Pembelajaran Bahasa Indonesia

perpustakaan01.jpgperpustakaan02.jpg

Kita sebagai remaja Indonesia harus bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Pelajaran bahasa Indonesia ini erat kaitannya dengan perpustakaan dan berbagai macam jenis buku. Maka dari itu, belajar bahasa Indonesia di perpustakaan pasti akan terasa lebih menyenangkan. Terlebih lagi, sudah tersedianya media-media pembelajaran yang ada di perpustakaan, seperti buku. Selain itu, media komputer yang memiliki akses internet, yang menggunakan Wi-Fi.

Penggunaan Media Pembelajaran "Dadu"

dadu_01.jpgdadu_02.jpg

Untuk mengajarkan materi  Menghitung  Peluang  suatu  kejadian pada pelajaran matematika kelas IX semester ganjil, diperlukan alat peraga yang bisa dipakai oleh guru supaya siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Karena kalau hanya ceramah saja, para siswa akan bosan mendengarkan. Dengan menggunakan alat peraga dadu, para siswa dibawa untuk masuk ke dalam kejadian kehidupan sehari-hari, tidak sekedar membayangkan tentang peluang suatu kejadian. Contoh yang sederhana, ketika kita menerangkan tentang titik sampel, ruang sampel, banyaknya suatu kejadian, menghitung peluang suatu kejadian, maka dengan memperagakan secara langsung, akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh para siswa. Komentar dari beberapa siswa tentang penggunaan alat peraga ini diantaranya adalah: mereka menjadi lebih mudah untuk memahami materi tentang menghitung peluang kejadian, karena melihat secara langsung, bukan sekedar mendengar dari penjelasan guru.

JHtmlBehavior::mootools not found.

Pemuaian Zat Padat

Nama Alat : Muschenbroek.
Tujuan :

  1. Mengamati Zat padat akan memuai jika di panaskan.
  2. Pemuaian Zat padat adalah berbeda-beda menurut jenisnya.

Langkah sederhana :

  1. Letakkan beberapa Zat padat yang berbeda jenisnya.
  2. Amati jarum, dan jarum diatur pada skala Oo
  3. Nyalakan pembakar spirtus di bawah Zat padat ( batang ) secara mereta.
  4. Amati jarum! Dimana jarum akan menyimpang dari kedudukan semaula, Setelah itu amati perbedaan  masing-masing jarum.

Ulasan :

Setiap Zat yang berbeda jenisnya mengalami perubahan panjang yang berbeda, ketika di panaskan dengan perubahan suhu yang sama.

{gallery width=112}pembelajaran/pemuaian_zat_padat.jpg{/gallery}
boost the values reap the success